Pengobatan Bau Mulut

Pengobatan Bau Mulut – Banyak cara untuk mencegah bau mulut yang kurang nyaman , tentu si penderita harus berupaya untuk memelihara mulut dan pencernaan dan selalu menyikat gigi sesudah makan, agar kebersihan mulut lebih terjaga. Mulut yang selalu bersih akan tidak memungkinkan bakteri hidup dan bersemayam di rongga mulut, sehingga mulut juga terhindar dari bau yang tidak mengenakan ini.

Pengobatan Bau Mulut

Pengobatan Bau Mulut

Penyebab Bau Mulut

Bila penyebabnya sakit gigi, hendaknya yang bersangkutan cepat-cepat mengobati gigi yang sakit itu, sehingga tidak memungkinkan bakteri hidup di rongga gigi yang berlubang. Jika penyebabnya gangguan pencernaan, dapat ditandai oleh sukarnya penderita buang air besar sehingga bau mulut juga dapat terpicu oleh kondisi sembelit.

Sebab itu peristiwa konstipasi ini harus di konsultasikan dengan dokter agar gangguan buang air besar itu tidak menyebabkan bau mulut. Sebagai tindakan berjaga-jaga mencegah adanya bau mulut yang kurang enak itu, di anjurkan agar penderita selalu makan permen sehingga mulut terhindar dari kekeringan sehingga bau mulut dapat dikurangi. Disini fungsi permen tidak akan menghilangkan bau mulut, namun sedikit banyak dapat mengurangi bau mulut, minimal bila hendak berhadapan dengan orang lain. Untuk tindakan pencegahan bau mulut ini, penderita dianjurkan untuk selalu makan sayuran dan buah-buahan, dan mengurangi konsumsi daging. Karena daging sebagai makanan yang bisa meninggalkan bekas di sela-sela gigi yang sukar untuk membersihkannya.

Pengobatan Bau Mulut

Bila tindakan Pengobatan Bau Mulut  diatas kurang berhasil dalam mengurangi bau mulut ini, di anjurkan agar si penderita memeriksakan dirinya pada dokter untuk memusnahkan gangguan itu. Minum banyak air putih juga sangat dianjurkan, karena air putih pencernaan terkontrol dari bibit penyakit dan bakteri serta pemicu produksi air ludah. Disamping itu, obat kumur-kumur dapat pula juga digunakan agar mulut tidak selalu kering. Juga penderita harus rajin makan sayur dan rajin menggosok gigi dan membersihkan gigi sesudah makan. Jenis sikat gigi harus di ganti sekali dalam dua bulan sekali di samping berkumur-kumur dengan larutan obat yang mengandung anti septik.

Pengobatan bau mulut juga bisa dilakukan dengan cara merawat kebersihan dan kesehatan gigi secara teratur. Beberapa hal yang bisa dilakukan adalah ;

  1. Sikatlah gigi dengan teratur dan benar paling tidak minimal 2 kali dalam sehari.
  2. Hindarilah kebiasaan merokok, minum-minuman yang mengandung alkohol dan juga mengigit kuku, mengisap jari serta menggigit bibir.
  3. Menggunakan obat dental floss atau penggunaan benang gigi dalam membantu membersihkan bagian celah-celah gigi.
  4. Membantu membersihkan mulut menggunakan obat kumur antiseptik, sebaiknya hindarilah jenis minuman yang mengandung alkohol.

Diet yang sehat juga merupakan salah satu cara pengobatan bau mulut secara alami. Dengan mengonsumsi jenis makanan yang mengandung berserat dan juga mengonsumsi minuman air putih untuk membantu membersihkan lidah dan untuk membersihkan daerah rongga mulut. Dalam beberapa penelitian yang dilakukan, disebutkan bahwa dengan mengonsumsi minuman kesehatan seperti yoghurt maka bisa membantu mengurangi jumlah dari senyawa sulfur yang bisa mengakibatkan terjadinya penyebab halitosis atau bau mulut.

Selain mengonsumsi minuman kesehatan seperti yoghurt Anda juga bisa mengonsumsi minuman seperti teh. Karena kandungan yang ada di dalam teh seperti polifenol jenis catechin dan juga theaflavin, dan jenis senyawa yang ada di dalam teh akan membantu terjadinya hambatan pada pertumbuhan bakteri yang mengakibatkan masalah halitosis atau bau mulut. Kandungan cathecin yang ada di daalm teh hijau atau juga di dalam teh hitam namun kandungan theflavin lebih dominan berada di dalam teh hitam. Kurangilah asupan makanan yang mengandung protein sangat tinggi. Anda bisa mengunyah jenis permen yang mengandung bebas gula dan khususnya adalah jika mulut Anda terasa kering, maka sebaiknya minumlah air putih yang cukup dalam sehari. Hindari juga jenis minuman yang mengandung alkohol, hindari merokok, dan jenis obat-obatan yang bisa membantu untuk menurunkan aliran saliva atau air liur.

Selain dengan melakukan cara diatas, jika cara diatas dianggap masih tidak bisa menghilangkan keluhan bau mulut Anda bisa melakukan pemeriksaan ke dokter. Jika penyebab dari bau mulut adalah karena karies gigi, atau akibat penyakit periodontal atau terjadinya suatu infeksi di mulut lain yang bisa menyebabkan munculnya masalah bau mulut atau halitosis, maka sangat dibutuhkan suatu penanganan yang khusus pada tenaga medis misalnya adalah dengan cara melakukan penambalan pada gigi berlubang, melakukan skeling atau juga melakukan teknik penyerutan pada akar gigi. Dan selain itu juga, dokter gigi biasanya akan melakukan pencabutan pada sisa akar jika mengalami radiks atau pada akar gigi yang bsia saja menyebabkan munculnya masalah bau mulut atau halitosis.

Jika Anda sudah mengatasi penyebab bau mulut yang dicurigai namun masalah bau mulut masih muncul, maka berhati-hati dan waspadalah karena hal ini kemungkinan merupakan salah satu gejala dari suatu penyakit yang tidak ada hubungannya dengan gigi dan mulut seperti misalnya penyakit sistemik. Dalam hal ini biasanya dokter gigi akan merujuk ke pasien atau ke dokter spesialis dalam membantu menangani masalah bau mulut.

Itulah informasi mengenai bau mulut, penyebab bau mulut dan pengobatan bau mulut. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semua.

Pengobatan Bau Mulut


=====================================

>>> Kapsul Herbal Obat Bau Mulut Membantu Mengatasi Bau Mulut Yang Tak Sedap Dan Membantu Memberikan Aroma atau Napas Segar Pada Mulut, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Bau Mulut and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>