Secantik dan setampan apapun, orang akan kehilangan daya tarik jika memiliki aroma napas yang tak sedap. Sebenarnya ada cara mudah untuk mengetes aroma bau mulut. Tekan jari yang bersih ke dalam mulut lalu usap air liur di belakang lidah. Diamkan beberapa saat lalu cium jari anda.

Ada 6 penyebab bau mulut lain yang wajib diketahui :
- Bakteri
Mulut merupakan salah satu tempat yang disukai bakteri. Mikroorganisme ini bersembunyi diantara gigi dan permukaan lidah. Saat bakteri-bakteri itu berkembang biak dan menumpuk mereka akan mengeluarkan racun dan bau yang kurang sedap. - Tonsil
Lubang dibagian dalam tonsil (amandel) disebut crypts merupakan salah satu biang keladi halitosis. Pada buatan-buatan jaringan limfe di tonsil yang membengkak sering terselip sisa makanan dan kuman sehingga menimbulkan bau tidak enak. - Makanan beraroma tajam dan kebiasaan buruk
Makanan seperti bawang putih, durian, atau ikan juga menyebabkan bau mulut, meskipun kita sudah menyikat gigi. Begitu juga dengan kebiasaan buruk seperti merokok, yang bisa menyebabkan napas beraroma tidak sedap. - Gangguan perut
Kadang kala gangguan di perut atau usus bisa menyebabkan bau mulut, terutama bersendawa. Diet rendah karbohidrat juga menyebabkan ketosis, pembakar lemak ditubuh yang menyebabkan bau naga. - Penyakit
Bau mulut juga bisa jadi pertanda adanya penyakit seperti infeksi saluran napas, infeksi sinus kronis, diabetes, gangguan ginjal, lever, dan asam refluks kronis. - Mulut kering
Kurang minum air dan mulut yang kering merupakan kntributor penyebab masalah bau mulut. Karena itulah, ketika bangun tidur di pagi hari bau mulut kita kurang sedap. Bau ini biasanya hilan setelah kita sikat gigi dan minum air.



Masalah bau mulut adalah masalah yang cukup serius bagi sebagian orang yang aroma mulutnya sangat tajam dan menusuk hidung orang-orang di sekitarnya. Orang yang puasa biasanya mulutnya berbau tidak enak, namun hal ini wajar-wajar saja. Lain halnya jika bau mulut terjadi secara permanen tentu akan memberikan dampak atau citra yang negatif.
Dampak penyakit gigi pada jantung juga berupa penyakit jantung koroner, peradangan otot, serta katup jantung (endokarditis). Bakteri yang terbawa aliran darah bisa memproduksi enzim yang mempercepat terbentuknya pembekuan darah, sehingga mengeraskan dinding pembuluh pada jantung (aterosklerosis). Bakteri dapat juga melekat pada lapisan (plak) lemak di pembuluh darah jantung dan mempertebal plak. Semua itu, menghambat aliran darah serta penyaluran sumber makanan dan oksigen ke jantung, sehingga jantung tak berfungsi semestinya.
Sariawan adalah infeksi yang terjadi disekitar mulut. Biasanya terdapat pada bagian bibir, lidah, gusi, sehingga penderitanya sulit untuk makan atau berbicara. Kekurangan vitamin C sering dihubungkan dengan sariawan, padahal itu adalah salah satu penyebab terjadinya sariawan. Faktor-faktor pennyebab lainnya, antara lain faktor dari dalam tubuh yaitu alergi, ketidakseimbangan hormon, dan asupan gizi yang tidak seimbang.
Menjaga kesehatan gigi dan mulut sebenarnyatidak sulit. Plak adalah lapisan tipis pada permukaan gigi yang berisi kuman, dan merupakan biang keladi utama masalah gigi dan mulut. Dalam 1-2 jam plak belum menimbulkan masalah. Masalah akan timbul setelah sekitar 8 jam. Inilah mengapa kita perlu menyikat gigi rutin sedikitnya 2x sehari (setelah sarapan dan sebelum tidur malam. Lebih bagus lagi jika ditambah setelah makan siang, sehingga plak bisa dibasmi sebelum menimbulkan masalah.